Aku yang mengajarimu tentang cinta// Cinta sederhana:
Kuajarakan kepadamu tentang ketulusan // Mencintai dalam pahit/ Menyayangi
dalam sedih// Memahami walau gelap sedang menyapa lingkar hidup.
Indah namamu yang selalu kuingat dan ku tunggu
kabarmu dari seberang// Kita bersatu dalam keterpisahan// Aku yang jauh ingin
selalu mendekat// Engkau yang jauh dekatkahlah hatimu untukku.
Karenanya aku merindu// Karenanya aku menunggu//
Karenanyapun engkau harus tahu tantangku yang mengharapkanmu.
Dalam doa selalu kuingat engkau// Dalam dzikir selalu
kesebut namamu dan namanya// Indah namamu menjadi semangat hidupku.
Indah namamu mengubah hariku// Indah namamu mengobar
semangat juangku// Senja itu menjadi awal perjumpaan kita.
Aku mendapatimu dalam tasbih. Kesucian mendapatiku
menemukanmu di antara tasbih-tasbih itu// Aku dalam diam menyaksikanmu
menyaksikan untaian mutiara dari bibir jenius.
Dari wajah-wajah imut dan lucu// Dari keseriusan yang
sungguh akan mengobatimu dari rasa haus akan pengetahuan baru// Indahnya hari
itu seperti indah namamu.
Indah// Indah// Indah.
Benar-benar indah jika keindahan memang
tertakdir untuk kita.
Semarang, 26 Agustus 2013
20:13 WIB

No comments:
Post a Comment