Kita boleh menyangka, menduga dan
menilai sesuatu yang kita lihat atau kita dengar karena itu bagian dari fitrah
manusia. Tetapi sangkaan, dugaan dan penilaian itu tidak dapat dijadikan tolok
ukur sebuah kebenaran sebelum dibuktikan dengan kenyataan.
Saturday, 6 June 2015
Tuesday, 2 June 2015
Benciku Dusta
Benci adalah dusta dari sebenarnya cinta yang selalu
dianggap canda.
Atau sesuatu yang tak pernah kau percaya
karena aku
mengatakannya lewat nada dan irama.
D. Zawawi Imron dan IBU Yang Selalu Dibawa
Seingat saya, malam ini
kali keempat saya bertemu dengan budayawan nasional asal Madura pak D. Zawawi
Imron. Kali pertama, perjumpaan dengan beliau ketika saya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama sebuah acara seminar di pondok pesantren Mambaul Hikmah Bluto Sumenep.
Kali kedua ketika saya di bangku sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah
Mashlahatul Hidayah. Saat itu, dalam acara yang sama beliau mengisi seminar di Madrasah Aliyah Al
Hikmah Bluto Sumenep. Dan kali ketiga beliau membacakan puisi pada perayaan hari ulang tahun
budayawan dan seniman nasional K. H Mustofa Bisri atau Gus Mus yang ke-70 di IKIP
PGRI Semarang (Sekarang UPGRIS) beberapa bulan lalu.
Saturday, 30 May 2015
(Bagaimana) Mencintai Hidup
Hidup mana yang tidak kau cinta, sedang kehidupan
telah sering memberimu banyak hal?
Salah satunya, kehidupan telah memberi kepedihan,
penderitaan, luka, duka, pahit, tangis dan serentetan cerita lain yang
terkadang membuat kita tak dapat tidur pulas di malam pekat. Hal itulah yang
sesungguhnya membuat hidup ini menjadi layak kita jalani dengan cinta.
Monday, 11 May 2015
Bangun, Pagimu Menunggu Senyum
Susah yang selalu basah dan selimpung kaki yang lelah
menjarah sejarah. Luka yang kerap dibalut amarah merekah, goyah, lemah lalu
roboh tertimbun oleh bongkahan resah.
Sunday, 10 May 2015
Pinta
Pinta, meminta, dipinta, terpinta, permintaan. Kumpulan kosa
kata dari satu kata, pinta. Aku dan diantara kata yang kusebut: menjadi benda
yang masih "absurd". Pinta.
Thursday, 7 May 2015
Kau Kah Itu?
Aku rusak karena kau pasak. Kau tadang aku oleh anyir
pandang wajahmu. Kau kah itu?
__yang akan menjadi mati bagi hidup yang ditikam belati
berkali-kali, atau hanya rimbun yang mencegah kaki saat seharusnya aku lihat
bukit tinggi untuk kemudian aku daki.
Monday, 27 April 2015
Burung dalam Sangkar-Sarung
Suit Suit Suit
Critit cit critit cit crtiiiit
Itu suara burungku
Critit cit critit cit crtiiiit
Itu suara burungku
Bagaimana
suara burungmu?
Surat Rindu untuk Yang Telah Berlalu
Kerling matamu menembus batas waktu
se sampai ku tak tau
engkau pergi
dan disini aku masih rindu
Sunday, 26 April 2015
Sunday, 19 April 2015
Tuesday, 14 April 2015
Monday, 13 April 2015
RINDU
Secangkir kopi panas takkan bisa menghapus ingatan tentang
kekasih.
Rindu. Bulan kupandang semakin sayu. Padahal purnama tengah membuka
mata, memecah deretan mendung yang menutup aura langit. Aku mulai bertanya, tapi pertanyaanku melepuh diantara
bayangan yang sedari tadi menyergap: menutup cahaya lampu,
Sunday, 12 April 2015
Monday, 16 February 2015
Aku Cinta Polri, KPK dan Cinta Indoensia
![]() |
| google.com |
Bagaimana saya harus memulai
tulisan ini sementara saya berada diantara ribuan penulis yang mungkin telah banyak
menulisnya hari ini. Baik dari kalangan wartawan, penulis opini di media,
aktifis facebook, twitter dan media sosial yang lain. Baik tulisan yang hanya
satu sampai dua kalimat sampai pada tulisan dengan ribuan kata. Saya juga ambil
bagian di dalamnya. Saya berada diantara ribuan huruf, kata, dan kalimat yang
hari ini tidak yatim dengan kata, Putusan Pengadilan, Hakim Rizaldi, Budi
Gunawan, KPK, Polti dan Jokowi.
Subscribe to:
Posts (Atom)







